RPP Eko XII Bab 1 2019-2020
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Sekolah
: SMA Negeri 3 Pemalang
Mata Pelajaran :
Ekonomi
Kelas / Semester : XII / Satu
Materi
Pokok : Akuntansi sebagai Sistem Informasi
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit (3
kali pertemuan)
A.
Kompetensi Inti :
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual
yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan
Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif,
dan proaktif; sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut
dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah.
KI 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
KI 3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta
dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan
kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B.
Kompetensi Dasar dan Indikator :
|
Kompetensi Dasar
|
Indikator
|
|
3.1. Mendeskripsikan
akuntansi sebagai sistem informasi
|
3.1.1.
Menjelaskan pengertian akuntansi
3.1.2.
Mengidentifikasi pemakai informasi akuntansi
3.1.3. Menjelaskan karakteristik kualitas informas
akuntansi
3.1.4.
Mengidentifikasi karakteristik kualitas informasi akuntansi
3.1.5.
Mengidentifikasi prinsip dasar dan konsep dasar akuntansi
3.1.6. Mengidentifikasi bidang-bidang akuntansi
3.1.7. Menjelaskan profesi akuntan
3.1.8. Menjelaskan etika profesi akuntan
3.1.9. Mengidentifikasi etika profesi akuntan
|
|
4.1.
Menyajikan akuntansi sebagai sistem informasi
|
4.1.1
Mempresentasikan akuntansi sebagai sistem informasi
|
C. Tujuan
Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan
saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, peserta
didik dapat mendeskripsikan
akuntansi sebagai sistem informasi dan peserta
didik dapat menyajikan akuntansi sebagai sistem informasi
dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.
D.
Materi Pembelajaran
Akuntansi sebagai sistem Informasi
·
Sejarah akuntansi
·
Pengertian dan manfaat Akuntansi
·
Pemakai Informasi Akuntansi
·
Karakteristik KualitasInformasi Akuntansi
·
Prinsip Dasar Akuntansi
·
Bidang-Bidang Akuntansi
·
Profesi Akuntan
·
Etika Profesi Akuntan
E.
Pendekatan dan
Metode Pembelajaran
a.
Pendekatan : Saintifik
b.
Model : PBL
c.
Metode : Ceramah, Diskusi,
tanya jawab dan penugasan
F. Media Pembelajaran
Media/Alat : Laptop, LCD, Peta Konsep dan Power point
G. Sumber Belajar
Ismawanto. 2017.
Ilmu Ekonomi untuk Kelas XII SMA dan MA Kelompok Peminatan IPS.Surakarta: PT
Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Ismawanto. 2017.
Panduan Materi Sukses Olimpiade Sains Ekonomi Jilid 2 (Akuntansi). Jakarta:
Bina Prestasi Insani.
Buku ekonomi lain yang relevan dan ber-isbn, internet dan nara sumber
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Pertemuan Minggu I
|
Kegiatan
|
Deskripsi
|
Alokasi waktu
|
|
Pendahuluan
|
a) Kelas
dipersiapkan agar
lebih
kondusif
untuk proses
belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta
buku yang diperlukan).
b) Peserta didik disinggung tentang
materi minggu lalu yaitu Kegiatan perdagangan internasional kemudian
menghubungkannya dengan pencatatan dalam akuntansi dan kondisi suatu
perusahaan dalam kehidupan sehari-hari.
c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik
dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
d) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok
(kelompok I, II, III, IV, V, dan
VI) dan diberikan waktu untuk diskusi 30 menit.
|
15 menit
|
|
Inti
|
a) Sebelum
peserta didik mempelajari Pengertian akuntansi, pemakai informasi
akuntansi, dan karakteristik kualitas informasi akuntansu, peserta
didik dapat diberikan apersepsi dengan menanyakan tentang kegiatan perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri dan
berhubungan dengan pencatatan akuntansi yang mereka ketahui.
b) Kelompok I dan II ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
Pengertian akuntansi melalui buku-buku
yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
c)
Kelompok III dan IV ditugaskan untuk melakukan kajian tentang Pemakai
informasi akuntansi melalui buku-buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
d)
Kelompok V dan VI ditugaskan untuk melakukan kajian tentang Karakteristik
kulitas informasi akuntansi melalui
buku-buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
e) Setiap
kelompok harus membuat laporan sesuai dengan masalah
yang dikaji. Hasil kajian itu sebaiknya didukung dengan gambar-gambar yang relevan.
f) Kelompok IV, V dan VI ditunjuk oleh
guru
untuk
mempresentasikan kajiannya kemudian kelompok
I, III dan V yang tidak presentasi
dapat
mengajukan pertanyaan.
g) Peserta didik diminta menuliskan hasil diskusi pada lembar kertas
kerja.
h) Hasil
diskusi kelompok kemudian dikumpulkan kepada
guru.
|
150 menit
|
|
Penutup
|
a) Peserta didik dapat
ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
b) Peserta didik diminta untuk
mengumpulkan kertas kerja hasil diskusinya.
c) Guru menutup pembelajaran minggu ke-1
ini dengan memberikan ringkasan tentang makna
akuntansi, pemakai akuntansi dan kualitas informasi akuntansi. Dan mengajak berdoa semoga pembelajaran hari
ini bermanfaat untuk kita semua.
d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas
mandiri atau tugas kelompok
|
15 menit
|
b. Pertemuan Minggu II
|
Kegiatan
|
Deskripsi
|
Alokasi waktu
|
|
Pendahuluan
|
a) Kelas
dipersiapkan agar
lebih
kondusif
untuk proses
belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta
buku yang diperlukan).
b) Peserta didik disinggung tentang
materi minggu lalu yaitu Akuntansi kemudian menghubungkannya dengan prinsip,
bidang, dan profesi akuntansi dan kondisi kegiatan suatu perudahaan dalam
kehidupan sehari-hari.
c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik
dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
d) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok
(kelompok I, II, III, IV, V, dan
VI) dan diberikan waktu untuk diskusi 30 menit.
|
15 menit
|
|
Inti
|
a) Sebelum
peserta didik mempelajari prinsip dasar akuntansi, bidang akuntansi,
profesi akuntan dan etika profesi akuntan, peserta
didik dapat diberikan apersepsi dengan menanyakan tentang perbedaan para pemakai informasi akuntansi yang mereka ketahui.
b) Kelompok I dan II ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
Prinsip Dasar akuntansi melalui buku-buku
yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
c)
Kelompok III dan IV ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
Bidang-bidang akuntansi melalui buku-buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
d)
Kelompok V dan VI ditugaskan untuk melakukan kajian tentang Profesi akuntan dan
etika profesi akuntan melalui buku-buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
e) Setiap
kelompok harus membuat laporan sesuai dengan masalah
yang dikaji. Hasil kajian itu sebaiknya didukung dengan gambar-gambar yang relevan.
f) Kelompok I, II dan III ditunjuk oleh
guru
untuk
mempresentasikan kajiannya kemudian kelompok
IV, V dan VI yang tidak presentasi
dapat
mengajukan pertanyaan.
g) Peserta didik diminta menuliskan hasil diskusi pada lembar kertas
kerja.
h) Hasil
diskusi kelompok kemudian dikumpulkan kepada
guru.
|
150 menit
|
|
Penutup
|
a) Peserta didik dapat
ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
b) Peserta didik diminta untuk
mengumpulkan kertas kerja hasil diskusinya.
c) Guru menutup pembelajaran minggu ke-2
ini dengan memberikan ringkasan tentang makna prinsip,
bidang dan profesi akuntansi. Dan mengajak
berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua.
d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan
tugas mandiri atau tugas kelompok
|
15 menit
|
c.
Pertemuan Minggu III
|
Kegiatan
|
Deskripsi
|
Alokasi waktu
|
|
Pendahuluan
|
a) Kelas
dipersiapkan agar
lebih
kondusif
untuk proses
belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta
buku yang diperlukan).
b) Peserta didik disinggung tentang
materi minggu lalu yaitu Akuntansi kemudian menghubungkannya dengan prinsip,
bidang, dan profesi akuntansi dan kondisi kegiatan suatu perudahaan dalam
kehidupan sehari-hari.
c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik
dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
d) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok
(kelompok I, II, III, IV, V, dan
VI) dan diberikan waktu untuk diskusi 30 menit.
|
15 menit
|
|
Inti
|
a) Sebelum
peserta didik mempelajari prinsip dasar akuntansi, bidang akuntansi,
profesi akuntan dan etika profesi akuntan, peserta
didik dapat diberikan apersepsi dengan menanyakan tentang perbedaan para pemakai informasi akuntansi yang mereka ketahui.
b) Kelompok I dan II ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
Prinsip Dasar akuntansi melalui buku-buku
yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
c)
Kelompok III dan IV ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
Bidang-bidang akuntansi melalui buku-buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
d)
Kelompok V dan VI ditugaskan untuk melakukan kajian tentang Profesi akuntan dan
etika profesi akuntan melalui buku-buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
e) Setiap
kelompok harus membuat laporan sesuai dengan masalah
yang dikaji. Hasil kajian itu sebaiknya didukung dengan gambar-gambar yang relevan.
f) Kelompok I, II dan III ditunjuk oleh
guru
untuk
mempresentasikan kajiannya kemudian kelompok
IV, V dan VI yang tidak presentasi
dapat
mengajukan pertanyaan.
g) Peserta didik diminta menuliskan hasil diskusi pada lembar kertas
kerja.
h) Hasil
diskusi kelompok kemudian dikumpulkan kepada
guru.
|
150 menit
|
|
Penutup
|
a) Peserta didik dapat
ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
b) Peserta didik diminta untuk
mengumpulkan kertas kerja hasil diskusinya.
c) Guru menutup pembelajaran minggu ke-3
ini dengan memberikan ringkasan tentang makna prinsip,
bidang dan profesi akuntansi. Dan mengajak
berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua.
d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan
tugas mandiri atau tugas kelompok
|
15
enit
|
I.
Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran
1.
Teknik
Penilaian :
A. Penilaian
Pengetahuan : Tes Tertulis
B. Penilaian
Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan
Portofolio
2.
Bentuk Penilaian :
A.
Tes tertulis :
Pilihan ganda dan Uraian beserta pedoman penilaian
B.
Unjuk kerja : lembar penilaian
presentasi dan
pedoman penilaian
C.
Portofolio : Pengumpulan tugas
mandiri
3.
Instrumen penilaian :
terlampir
4.
Alat Penilaian : Soal terlampir
Pemalang, Juli
2019
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Ekonomi
Kepala SMA Negeri 3 Pemalang
CAHYONO,
S.Pd., M.Si. SRI
PUJIASTUTI,M.Pd.
NIP. 19680102 199301 1 004 NIP. 19780924 200701 2 007
Lampiran Materi Pembelajaran
Materi Pertemuan I
AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI
|
A.
PENGERTIAN
AKUNTANSI
|
1. Definisi dari Sudut Pemakai
Akuntansi dapat
didefinisikan sebagai suatu
disiplin yang
menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan
kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu organisasi.
Adapun manfaat informasi
akuntansi antara
lain untuk:
a.
membuat
perencanaan yang efektif,
pengawasan, dan pengambilan keputusan oleh
manajemen, dan
b
. pertanggungjawaban organisasi
kepada para
investor, kreditur, pemerintah,
dan sebagainya.
2. Definisi dari Sudut Proses
Kegiatan
Ditinjau dari sudut kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan
sebagai suatu proses
pencatatan, penggolongan, peringkasan,
pelaporan, dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi.
Menurut American Accounting Association
(AAA) Lembaga yang paling bertanggung jawab atas pengembangan akuntansi d
Amerika Serikat, Accounting is the process of identifying, measuring, and communicating
economic information to permit information judgment and decision by users of
the information. (Akuntansi adalah suatu
proses pengidentifikasian, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi, yang
memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas
oleh mereka yang menggunakan informasi keuangan tersebut).
Menurut American Institute of Certified
Public Accountants (AICPA), Accounting is the art of recording, classifying and summarizing in a
significant manner and terms of money, transaction and events which are, in
part at least, of finacial character, and interpreting the result there of. (Akuntansi sebagai suatu
seni pencatatan, pengklasifikasian, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu,
yang dinyatakan dalam uang, transaksi dan peristiwa paling tidak mengenai
karakter keuangan dan penafsiran hasilnya. Atau
Akuntansi sebagai aktivitas jasa yang berfungsi untuk
menghasilkan informasi yang bersifat angka, terutama tentang finansial, dari
suatu unit entitas ekonomi, yang dimaksudkan untuk dapat berguna sebelum
pengambilan keputusan ekonomi, dalam menentukan pilihan yang dianggap memiliki
dasar yang kuat dibandingkan jika mengambil pilihan yang lain
Menurut Weygandt, Kimmel dan Kieso, Accounting is an
information system that identifies,
records, and communicates the economic events of an organization to
interested users.(Akuntansi
adalah sebuah sistem informasi yang meliputi identifikasi, pencatatan dan
pengkomunikasian transaksi ekonomi dari sebuah organisasi yang berguna untuk
pemakai)
Dari pengertian akuntansi di atas dapat disimpulkan
bahwa Akuntansi adalah sebagai suatu
proses pencatatan,
penggolongan/pengklasifikasian, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan dari transaksi keuangan suatu organisasi
untuk pengambilan keputusan bagi para pemakai informasi keuangan tersebut.
|
B.
PEMAKAI
INFORMASI AKUNTANSI
|
1. Pihak Intern atau Pimpinan Perusahaan (Manajer)
2. Pihak Ekstern Perusahaan
a.
Investor atau Calon Investor
(Investors)
b .
Karyawan
(Employees)
c.
Pemberi
Pinjaman (Lenders)
d.
Pemasok atau Kreditur
usaha Lainnya (Suppliers and other trade
creditors)
e.
Pelanggan (Costumers)
f. Pemerintah
(Governments)
g.
Masyarakat
(Public)
INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN I
Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!
1.
Jelaskan
perkembangan akuntansi sampai dengan kondisi perkembangan ilmu dan tehnologi!
2.
Bagaimana
definisi akuntansi dari sudut pemakai dan dari sudut proses?
3.
Bagaimana
proses akuntansi seperti yang dikemukakan oleh Weygandt, Kimmel dan Kieso?
4.
Pemerintah
berkepentingan informasi akuntansi. Apa kepentingan pemerintah dalam informasi
akuntansi?
5.
Siapa
pemberi pinjaman dalam pemakai informasi akuntansi? Mengapa pemberi pinjaman
berkepentingan terhadap informasi akuntansi?
Score :
Setiap soal memiliki nilai 5
Nilai
akhir : Jumlah Score x 4
TUGAS KELOMPOK
Dari
berbagai manfaat informasi akuntansi yang telah kalian ketahui dari pihak – pihak
yang menggunakan, apa kesimpulan kalian mengenai kegunaan akuntansi ?
Diskusikan dengan kelompokmu !
Materi Pertemuan II dan III
|
C.
KARAKTERISTIK
KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI
|
Karakteristik kualitas informasi akuntansi, diantaranya :
1.
Dapat dipahami (Undertandability), artinya laporan
keuangan dpat dengan mudah untuk segera
dipahami oleh pemakai
2.
Relevan (Relevance), artinya laporan
keuangan harus sesuai dengan tujuan operasi perusahaan dan memenuhi
kebutuhan pemakai dalam proses
pengambilan keputusan.
3.
Materialitas (Materiality), artinya Suatu
laporan atau fakta dipandang material kalau kelalaian untuk mencantumkan atau
kesalahan dalam mencatat informasi dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai
dengan analisa keadaan lain sebagai bahan pertimbangan pelengkap.
4.
Keandalan (Reliability), artinya informasi laporan keuangan harus bebas dari
pengertian yang menyesatkan, kesalahan material dan dapat diandalkan pemakainya
sebagai penyajian yang tulus dan jujur (Faithful
Representation).
5.
Penyajian Jujur (Faithful
Representation), artinya informasi akuntansi harus menggambarkan dengan jujur
transaksi serta peristiwa lainnya yang seharusnya disajikan atau yang secara
wajar dapat diharapkan untuk disajikan.
6.
Substansi Mengungguli Bentuk (Substance
Over Form), artinya jika informasi dimaksudkan untuk menyajikan
dengan jujur, maka transaksi perlu dicatat dan disajikan sesuai dengan
substansi dan realitas ekonomi dan bukan hanya bentuk hukumnya.
7.
Netralitas (Neutrality), artinya
informasi akuntansi harus diarahkan pada kebutuhan umum pemakai, dan tidak
bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak tertentu.
8.
Pertimbangan Sehat (Prudence), artinya
Informasi yang disajikan mengandung unsure kehati-hatian pada saat melakukan
perkiraan dalam kondisi ketidakpastian.
9.
Kelengkapan (Completeness), artinya
informasi dalam laporan keuangan harus lengkap dalam batasan materialitas dan
biaya.
10. Dapat
Dibandingkan (Comparability), artinya
Informasi akuntansi harus dapat dibandingkan
dengan laporan periode sebelumnya dan dapat dibandingkan dengan
perusahaan lain yang sejenis.
|
D.
PRINSIP DASAR AKUNTANSI
|
1. Prinsip-prinsip
Akuntansi
Informasi akuntansi harus disusun dan dilaporkan secara obyektif agar
bermanfaat bagi para pemakai informasi akuntansi tersebut. Oleh karena itu
Dalam mengerjakan akuntansi keuangan perludidasarkan suatu pedoman yang telah teruji dapat
diterima umum. Pedoman ini dikenal dengan nama Prinsip Akuntansi. Prinsip-prinsip akuntansi dirumuskan oleh suatu
badan yang kompeten, yakni Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang merupakan badan
yang berwenang untuk membuat peratutan-peraturan di bidang akuntansi. Oleh IAI
prinsip tersebut dituangkan dalam Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan himpunan prinsip, prosedur, metode
dan teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya yang
ditujukan kepada pihak di luar perusahaan. Dengan adanya prinsip akuntansi ini
dapat diketahui bagaimana cara mencatat dan menyajikan aktiva, kewajiban,
ekuitas, pendapatan dan biaya dalam laporan keuangan. Prinsip-prinsip akuntansi
tersebut diantaranya sebagai berikut:
1.
Prinsip Konservatif
(Conservatism)
2.
Prinsip
Konsistensi (Consistency)
3.
Prinsip cukup
berarti (Materiality)
4.
Prinsip lengkap (Completeness)
5.
Prinsip dapat
dimengerti (Understandability)
6.
Prinsip obyektif
(Obyektivity)
2. Konsep Dasar Akuntansi
Penyelenggaraan pembukuan
di Indonesia yang merupakan
kewajiban bagi suatu perusahaan
harus berpedoman pada suatu dasar hukum
atau kerangka
dasar, yang disebut
Standar Akuntansi
Keuangan (SAK).
Kerangka dasar
ini merumuskan
konsep yang mendasari
penyusunan dan penyajian
laporan keuangan bagi para pemakai eksternal.
Kerangka dasar
SAK yang
mendasari laporan
keuangan antara lain membahas tentang:
1 . tujuan laporan keuangan,
2 . karakteristik kualitatif yang menentukan manfaat informasi
dalam laporan keuangan,
3 . definisi,
pengakuan, dan
pengukuran unsur-unsur
yang membentuk
laporan keuangan,
dan
4 . konsep modal serta pemeliharaan modal.
Adapun tujuan
penyusunan kerangka
dasar adalah
dapat digunakan sebagai acuan bagi pihak-pihak berikut ini.
1 . Komite penyusun Standar
Akuntansi Keuangan, dalam pelaksanaan tugasnya.
2 . Penyusun laporan keuangan, untuk
menanggulangi masalah akuntansi
yang belum diatur dalam Standar
Akuntansi Keuangan.
3. Auditor, dalam
memberikan pendapat
mengenai apakah
laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan, dan
4 . Para
pengguna laporan
keuangan, dalam
menafsirkan informasi yang disajikan
dalam laporan
keuangan yang disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. SAK juga
merupakan pedoman
dalam menyusun
dan menyajikan laporan keuangan suatu perusahaan dan unit-unit
ekonomi lainnya.
Secara umum konsep dasar akuntansi
yang digunakan sebagai acuan dalam menyusun laporan keuangan yang ditujukan
bagi para pemakai informasi akuntansi diantaranya sebagai berikut :
1. Konsep Kesatuan Usaha (Bussines
Entity)
2. Konsep Pengukuran Uang atau Uang sebagai Alat Ukur (Money
Measurement Concept)
3. Konsep Kelangsungan Usaha (Going Concern)
4. Konsep Dua Aspek Akuntansi (Berpasangan)
5. Konsep Harga Perolehan (Cost)
6. Konsep Periode Akuntansi
7. Konsep Pembandingan pengeluaran beban dengan penghasilan (Matching
Concept)
8. Konsep Upaya dan Hasil (Effort and Accomplishment)
|
E.
BIDANG-BIDANG AKUNTANSI
|
Sesuai dengan
pengelompokan para pemakai
akuntansi, bidang-bidang spesialisasi akuntansi dapat
dibagi sebagai
berikut.
1. Akuntansi
Keuangan atau
Akuntansi Umum (Financial Accounting)
2. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
3. Akuntansi Anggaran (Budgetting)
4. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
5. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
6. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
7. Sistem Akuntansi (Accounting System)
8. Akuntansi Pemerintahan (Government Accounting)
|
F.
PROFESI
AKUNTANSI
|
Jabatan-jabatan dalam
lapangan akuntansi atau profesi akuntansi dapat
dikelompokkan dalam berbagai
bidang. Berdasarkan
lingkup kegiatan
dan bidang
garapannya, profesi akuntansi
adalah sebagai
berikut.
1 . Akuntan
Publik
2 . Akuntan Pemerintah
3 . Akuntan Pendidik
4 . Akuntan
Intern atau Akuntan Perusahaan
|
G.
ETIKA PROFESI AKUNTAN
|
Adapun etika
profesi Ikatan
Akuntan Indonesia
pada prinsipnya
sebagai berikut.
1. Tanggung
Jawab Profesi
2. Kepentingan Publik
3. Integritas
4. Objektivitas
5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
6. Kerahasiaan
7. Perilaku Profesional
8. Standar Teknis
INSTRUMEN
PENILAIAN PERTEMUAN II
Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!
1.
Jelaskan
pengertian kualitas informasi akuntansi yang berupa Dapat Dipahami dan
Materialitas!
2.
Jelaskan
pula sifat kualitatif laporan keuangan yang meliputi relevan, netralitas dan
kelengkapan!
3.
Jelaskan
maksud penyusunan laporan keuangan yang berdasarkan prinsip konservatif dan
konsistensi!
4.
Mengapa
dalam penyajian aktiva selalu menggunakan konsep harga perolehan? Jelaskan!
5.
Bagaimana
penerapan konsep dalam menyusun laporan keuangan yang ditujukan bagi para
pemakai informasi akuntansi yang berupa konsep dua aspek berpasangan?
Score :
Setiap soal memiliki nilai 5
Nilai
akhir : Jumlah Score x 2
Tugas Kelompok
:
Buatlah analisa dalam bentuk
laporan mengapa konsep kesatuan usaha harus dijalankan dalam menyusun laporan
akuntansi ! bagaimanakah pengaruhnya terhadap kelangsungan usaha jika konsep
itu tidak dijalankan !
INSTRUMEN
PENILAIAN PERTEMUAN III
Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!
1.
Identifikasikan
bidang-bidang akuntansi yang ada di Indonesia!
2.
Bagaimana
cara kerja seorang akuntan publik dan akuntan pendidik?
3.
Berikan
penjelasan mengenai maksud berperilaku profesional, integritas, dan
objektivitas dalam etika profesi seorang akuntan!
4.
Mengapa
seorang akuntan yang bekerja sebagai profesi akuntan harus dapat menjaga
kerahasiaan dan memiliki tanggung jawab profesi?
5.
Jelaskan
etika profesi akuntan!
PENILAIAN LAPORAN
Penilaian
kompetensi ketrampilan : Penilaian Proyek
|
KD
|
IPK
|
|
4.1.
Menyajikan akuntansi sebagai sistem informasi
|
4.1.1.
Mempresentasikan akuntansi sebagai sistem informasi
|
Satuan pendidikan : SMA
NEGERI 2 Boyolali
Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester
: XII/1
Mata Pelajaran : Ekonomi
|
No
|
Nama Siswa/Kelompok
|
Skor Perolehan
|
Jml
|
||||
|
Kerjasama kellompok
|
Kecepatan pengerjaan
|
Ketepatan pengerjaan
|
Tehnik presentasi
|
Laporan
|
|||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100
Nilai akhir
ketrampilan :
Penilaian kompetensi ketrampilan : Portofolio
|
KD
|
IPK
|
|
4.1.
Menyajikan akuntansi sebagai sistem informasi
|
4.1.1.
Mempresentasikan akuntansi sebagai sistem informasi
|
Satuan pendidikan : SMA
NEGERI 2 Boyolali
Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester
: XII / 1
Mata Pelajaran : Ekonomi
|
No
|
Nama Siswa
|
SKOR
|
Nilai Akhir
|
||
|
Ketepatan waktu
|
Kerapihan
|
Kebenaran Jawaban
|
|||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
|
|
|
|
|
|
7.
|
|
|
|
|
|
|
8.
|
|
|
|
|
|
|
9.
|
|
|
|
|
|
|
10.
|
|
|
|
|
|
|
11.
|
|
|
|
|
|
|
12.
|
|
|
|
|
|
|
13.
|
|
|
|
|
|
|
14.
|
|
|
|
|
|
|
15.
|
|
|
|
|
|
|
16.
|
|
|
|
|
|
|
17.
|
|
|
|
|
|
|
18.
|
|
|
|
|
|
|
19.
|
|
|
|
|
|
|
20.
|
|
|
|
|
|
|
21.
|
|
|
|
|
|
|
22.
|
|
|
|
|
|
|
23.
|
|
|
|
|
|
|
24.
|
|
|
|
|
|
|
25.
|
|
|
|
|
|
|
26.
|
|
|
|
|
|
|
27.
|
|
|
|
|
|
|
28.
|
|
|
|
|
|
|
29.
|
|
|
|
|
|
|
30.
|
|
|
|
|
|
|
31.
|
|
|
|
|
|
|
32.
|
|
|
|
|
|
|
33.
|
|
|
|
|
|
|
34.
|
|
|
|
|
|
|
35.
|
|
|
|
|
|
|
36.
|
|
|
|
|
|
Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100
Nilai Akhir =
SOAL ULANGAN HARIAN
1. Seorang ahli
yang menemukan
ilmu akuntansi pada abad ke-15 adalah ….
a. Lucas Paciolo
b
. Adam Smith
c.
Nassau William Senior
d.
David Ricardo
e.
John
Stuart Mill
2. Akuntansi dapat diartikan ….
a.
pencatatan seluruh transaksi keuangan
b .
pencatatan,
penganalisaan dan pelaporan keuangan
c. suatu
proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, penyajian laporan dan penganalisaan
d. suatu sistem pencatatan
transaksi keuangan
yang terjadi
dalam rumah
tangga perusahaan
e.
sistem
pencatatan dalam
perusahaan besar
3.
Akuntansi seringkali
disebut sebagai
bahasa dunia usaha, karena ... .
a. hasil
kegiatan akuntansi
dipakai oleh
pihak-pihak yang
berkepentingan untuk pengambilan
keputusan ekonomi
b
. akuntansi perlu
disesuaikan dengan perkembangan dunia usaha
c.
hasil
akhir akuntansi
berupa laporan
keungan
d.
akuntansi
merupakan alat
pengelola informasi
keuangan
e.
akuntansi
merupakan alat
pengolah data secara manual
4.
Pihak-pihak yang berkepentingan dengan data akuntansi untuk mengetahui
seberapa besar perusahaan mampu
menghasilkan laba dan
perkembangan/ perubahan aktiva,
utang dan
modal perusahaan adalah ... .
a.
pemerintah
b
. kreditur
c. pemilik
perusahaan
d.
pimpinan
perusahaan
e.
karyawan
5.
Akuntan yang
tugas utamanya
memberikan informasi kepada
pimpinan perusahaan adalah ... .
a. akuntan
intern
b
. akuntan publik
c.
akuntan
ekstern
d.
akuntan swasta
e.
akuntan
pemerintah
6.
Berikut adalah
informasi akuntansi,
kecuali ….
a.
data tagihan perusahaan
b
. jumlah investasi
jangka pendek
c. jumlah pegawai perusahaan
d.
jumlah
perlengkapan kantor
e.
jumlah saham perusahaan
7. Bidang akuntansi
yang berhubungan
dengan pemeriksaan laporan
keuangan disebut ….
a.
akuntansi
keuangan
b
. akuntansi manajemen
c. auditing
d.
akuntansi biaya
e.
akuntansi anggaran
8. Bidang akuntansi
yang bertujuan
untuk menghitung
rugi/laba usaha
selama
periode tertentu dinamakan
... .
a.
akuntansi biaya
b .
akuntansi
keuangan
c.
akuntansi
manajemen
d.
akuntansi sosial
e.
akuntansi anggaran
9. Alasan
informasi akuntansi sangat berguna bagi perusahaan adalah ….
a. mengetahui
perkembangan perusahaan
b
. mengetahui laba dari tahun ke tahun
c.
menentukan
perencanaan dan pengawasan
d.
memutuskan
pembukaan lapangan
kerja baru
e. membuat keputusan mengenai pemberian gaji kepada karyawan
10. Berikut ini
adalah kegunaan akuntansi bagi dunia bisnis, kecuali :
a.
Menyediakan informasi ekonomi suatu perusahaan
yang relevan untuk pengambilan keputusan investasi dan kredit yang tepat
b.
Menjadi media komunikasi bisnis antara
manajemen dan pengguna eksternal mengenai posisi keuagan, perubahan posisi
keuangan dan arus kas perusahaan
c.
Menjadi satu-satunya alat
pengambilan keputusan yang sama bagi semua pihak yang berkepentingan terhadap
kondisi keuangan perusaha an
d.
Menjadi bentuk pertanggung jawaban manajemen
(stewardship) kepada pemilik perusahaan
e.
Menjadi gambaran kondisi perusahaan dari satu
periode ke periode berikutnya mengenai pertumbuhan/kemunduran dan memungkinkan
untuk diperbandingkan dengan perusahaan lain pada industri yang sejenis
11. “Accounting
is the process of identifying, measuring and communicating economic
information, to permit informed judgment and decisions by user of the
information” definisi tersebut dikemukakan oleh ...
a.
AICPA
(American Institute of Certified Public Accountant)
b. AAA (American Accounting
Association)
c.
FASB
(Financial Accounting Standard Board)
d. GAAP (Generally Accepted Accounting
Principles)
e. IASC (International Accounting
Standard Committee)
12. Yang termasuk pihak intern perusahaan adalah .....
- Manajemen
- Pemilik/Investor dan calon investor
- Kreditor dan calon kreditor
- Pemerintah
- Karyawan
13. Akuntan yang menjalankan fungsi perencanaan secara bebas (independen)
terhadap laporan keuangan perusahaan dan organisasi lain, dan hasil laporan
dinyatakan dalam laporan akuntansi yang berisi pendapat tentang kewajaran atau
kelayakan laporan keuangan yang diperiksanya adalah akuntan .....
- Privat/intern/manajemen
- Pendidik
- Publik/ekstern
- Sosial
- Pemerintah
14. Postulant (asumsi dasar) akuntansi
yang menyebutkan bahwa suatu perusahaan akan beroperasi terus menerus dan tidak
akan dilikuidasi untuk jangka waktu yang tidak terbatas adalah :
a.
Economic entity assumption
b.
Going concern assumption
c.
Monetary unit assumption
d.
Accrual accounting assumption
e.
Accounting period assumption
15. Informasi akuntansi harus dapat
memenuhi kebutuhan para penggunanya dalam rangka mengambil keputusan ekonomi.
Hal ini sesuai dengan syarat laporan keuangan …..
a. Relevan
b.
Dapat dimengerti
c. Netral
d. Tepat waktu
e. Daya banding
16. Kerugian yang
akan
terjadi
boleh
diakui sedangkan
keuntungan yang akan terjadi
tidak
diakui, ini adalah prinsip ….
a.
full disclosure
b.
matching concept
c.
material
d. conservatism
e. entity concept
17. Dalam konsep dasar akuntansi setiap
melaporkan kekayaan perusahaan harus dicatat sumber pendanaannya. Sistem
pelaporan akuntansi ini disebut dengan istilah ....
A.
Business entity
B.
Going concern
C. Substance
over form
D.
Historical cost principles
E.
Double Entry Bookkeeping
18. Prinsip akuntansi yang mengatur, bahwa laporan keuangan yang disusun dari data
akuntansi harus
didukung dengan
bukti yang
sah dan
dihasilkan melalui
system pengendalian intern
yang memadai adalah ... .
a. nilai historis
b . konsistensi
c. objektivitas
d. cukup
berarti
e. hati-hati
19.
Dalam
SAK laporan keuangan harus sesuai dengan tujuan operasi perusahaan dan memenuhi
kebutuhan pemakai dalam proses
pengambilan keputusan. Standar yang dianut adalah ….
a. Dapat dipahami
b. Relevan
c. Materialitas
d. Keandalan
e. Netralitas
20.
Salah
satu karakteristik laporan keuangan berdasarkan SAK adalah Materialitas,
artinya ….
a. bebas dari pengertian yang
menyesatkan
b. tidak bergantung pada kebutuhan dan
keinginan pihak tertentu
c. mengagambarkan transaksi secara
jujur
d. kelalaian untuk
mencantumkan atau kesalahan dalam mencatat informasi dapat mempengaruhi
keputusan ekonomi.
e. mudah dipahami oleh para pemakai
informasi
21.
Harga
perolehan adalah …
a. harga beli barang dagangan
b. harga beli aktiva perusahaan
c. harga beli aktiva ditambah biaya yang dikeluarkan
untuk memperoleh aktiva tersebut
d. harga untuk memperoleh suatu aktiva
perusahaan dalam jangka waktu tertentu
e. harga beli barang untuk dijual kembali
22. Pedoman untuk menyusun dan menyajikan laporan
keuangan perusahaan di Indonesia ditetapkan dalam .....
a.
Akuntansi
b. Standar Akuntansi keuangan.
c.
KUHD
d.
Prinsip Akuntansi Indonesia
e.
Peraturan Pemerintah
23. Perhatikan data harta tetap berikut :
Harga beli Rp
5.000.000,00
Biaya angkut Rp 100.000,00
Beban bongkar Rp 25.000,00
Beban pasang Rp 50.000,00
Besarnya harga perolehan harta tetap adalah
.....
a. Rp 5.000.000,00
b. Rp 5.100.000,00
c. Rp 5.125.000,00
d. Rp 5.150.000,00
e. Rp 5.175.000,00
24. Laporan
keuangan bersifat kuantitatif, tetapi juga dapat dipergunakan untuk menelusuri data lainnya (misalnya jumlah karyawan), sehingga dapat digunakan untuk
bahan bagi manajemen, yang akan dapat digunakan untuk mengambil keputusan pada
masa-masa yang akan datang. Pernyataan tersebut merupakan kegunaan akuntansi
sebagai….
a.
Perencanaan
b. Pengendalian
c.
Pertanggungjawaban
d. Analisis
e. Penafsiran
25. Akuntansi
adalah seni dari pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi atau
kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang tepat (berdaya guna) dan dalam
bentuk satuan uang, serta penafsiran hasil proses tersebut. Pengertian
akuntansi tersebut adalah menurut lembaga …..
- ACIPA
- AAA
- AICPA
- APCAI
- APCIA
26. Bidang
akuntansi yang khusus berhubungan dengan penetapan prosedur akuntansi dan
peralatannya dalam suatu perusahaan disebut bidang akuntansi …..
- Social accounting
- Cost accounting
- Accounting system
- Auditing
- Tax accounting
27. Tujuan utama dari akuntansi financial
adalah ….
a. mengadakan
pencatatan semua transaksi
b. pembuatan bukti
dari transaksi
c.memberikan
informasi keuangan yang ditujukan kepada pihak intern perusahaan
d. mengikhtisarkan
data ekonimis perusahaan
e. memberikan informasi data ekonomis yang
berupa laporan keuangan yang ditujukan pihak ekstern perusahaan
28. Kegunaan informasi akuntansi bagi
bank adalah ….
a. menentukan
besarnya pajak suatu perusahaan
b. mengetahui besarnya
harta suatu perusahaan
c. menjajaki
kerjasama dalam penanaman modal
d. menetapkan besarnya kredit yang
diberikan
e. mengetahui
kemampuan perusahaan
29. Akuntansi yang menyangkut pembuatan
rencana operasi dan keuangan perusahaan
untuk waktu yang akan dating dan membandingkan operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang direncanaan
disebut ….
a. akuntansi keuangan
b. akuntansi biaya
c. akuntansi anggaran
d. akunatansi
pemeriksaan
e. akuntansi
pemerintahan
30. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan
perusahaan memiliki banyak manfaat bagi pihak-pihak tertentu. Berikut ini yang merupakan manfaat laporan
keuangan bagi investor adalah... .
A.
mengetahui perkembangan usaha untuk
menentukan kebijakan yang akan diambil
B. dapat
memperhitungkan bagian laba atau deviden yang akan dibagikan
C. mengetahui besar/kecil laba perusahaan
untuk menentukan nilai pajak
D. memperhitungkan prospek usaha perusahaan sebelum menentukan
investasi
E. sebagai masukan untuk menambah atau
mengurangi modal yang ditanamkan
Komentar
Posting Komentar